5 Tipe Research Gap Berguna Menemukan Ide Dalam Penelitian Skripsi, Tesis, Disertasi dan Artikel Ilmiah


Dalam menyiapkan rencana penelitian, penting diketahui mengenai unsur novelty di dalamnya. Cara paling umum sering digunakan para peneliti, baik ditingkat skripsi, tesis, disertasi maupun untuk keperluan penulisan di jurnal bereputasi adalah menemukan research gap.

Theoritical Gap

Theoritical gap merupakan bagian dari research gap. Theoritical gap atau disebut kesenjangan teori merupakan suatu kelemahan, kekurangan, keterbatasan ataupun celah yang secara teoritis belum terpenuhi dalam kerangka kerja teori tersebut. Artinya ada fenomena yang belum bisa dijelaskan oleh teori sehingga menimbulkan kekosongan pedoman untuk memahaminya. Kesenjangan teori erat kaitannya dengan fenomena dalam proses berjalan. Sebagai contoh ada proses berjalan pada bagian tertentu dalam perusahaan dan hasilnya baik, tetapi tidak ada teori yang bisa menjelaskannya.


research-gap

Research Gap  

Jika meminjam pengertian di atas maka research gap merupakan kesenjangan dalam sebuah penelitian yang belum disentuh secara analisis oleh peneliti sehubungan penelitian yang akan dilakukannya.

Kita bisa membayangkan sebuah rimba raya ilmu pengetahuan yang apa bila kita memasukinya bisa saja kita tidak mengenal mana awal dan akhir dari suatu upaya mencari pengetahuan baru. Artinya karena begitu luasnya ilmu pengetahuan sehingga terkadang sulit memposisikan penelitian kita berada di mana, apa yang harus dilakukan dan manfaatnya apa.

Tipe Research Gap

Menemukan research gap dalam belantara hasil penelitian memerlukan pengetahuan akan tipe-tipe research gap. Dari situ kita berangkat untuk memperoleh tipe atau metode mana yang kita anggap mudah bagi penemuan novelty kita.

Mengenali celah penelitian dari the body of  knowledge adalah tidak lain untuk memperoleh ruang di dalam hasil-hasil riset terdahulu, supaya kita bisa memulai penelitian yang memiliki unsur kebaruan. Tentu kita perlu memilih tipe atau metode mulai, dengan cara yang lebih rumit sampai cara yang lebih mudah menurut kita.

1. Menemukan adanya fenomena yang belum bisa dijelaskan oleh teori

Kita berangkat dari bidang ilmu kita masing-masing. Mungkin saja riset kita juga berada dalam bidang ilmu yang kita kuasai. Artinya kita kesulitan ketika menjelaskan atau menemukan makna suatu teori yang berada diluar penguasaan kita.

Jika sahabat lebih menguasai ilmu manajemen, maka bergeraklah dari sana. Lebih spesifik lagi jika  menjurus pada konsentrasi manajemen keuangan maka temukanlah ide penelitian dalam bidang ilmu manajemen keuangan.

Cara menemukan research gap yang pertama ini mendasarkan pada pengamatan yang spesifik mengenai kejadian atau suatu proses yang berlangsung dengan sangat baik. Contohnya tentang pencapaian laba yang tinggi dari suatu proses pengelolaan keuangan. Misalnya kita kesulitan menemukan teori yang bisa menjelaskan fenomena tersebut. Pada hal proses tersebut memberikan perubahan postif bagi perusahaan.

Dari hasil pengematan kita itu maka dapat ditemukan ruang yang kosong untuk ditempati oleh riset kita dengan menggunakan dukungan berbagai teori pelengkap yang relevan, sehingga bisa dijelaskan mengapa proses itu berjalan baik. Artinya mengapa ada hasil yang bagus sementara teori belum menjalaskannya dan seterusnya.

2. Suatu konsep penting yang tidak menjadi fokus perhatian peneliti terdahulu

Kita dapat menemukan research gap melalui metode kedua dengan menemukan konsep yang bukan merupakan target penelitian terdahulu. Atau bukan merupakan permasalahan dalam penelitian terdahulu. Kemungkinan konsep itu memerlukan pembaharuan atau memerlukan penjelasan yang lebih logis dan aktual sehingga menjadi lebih berguna sifatnya.

3. Menemukan celah dari adanya inkonsistensi hasil penelitian terdahulu

Hasil penelitian terdahulu seringkali masih menyisakan sejumlah pertanyaan tentang hasil yang tidak konsisten. Misalnya suatu hubungan kausalitas yang menunjukkan adanya beberapa variabel yang tidak berpengaruh secara bermakna. Pada hal mungkin variabel itu sangat penting dalam memberikan dampak pada suatu kondisi tertentu. Atau mungkin adanya variabel yang memberikan dampak negatif sehingga memerlukan penjelasan lebih lanjut.

4. Menemukan adanya keterbatasan penjelasan atas hasil penelitian terdahulu

Suatu penelitian yang berjalan baik, menggunakan metode yang baik dengan data-data yang objektif, tetapi penelitian tersebut masih kurang mampu menjelaskan makna-makna yang terdapat pada hasil penelitian. Hasil penelitiannya bagus tetapi masih memerlukan penjelasan lebih lanjut. Disini bisa ditemukan celah penelitian dengan memanfaatkan kekurangan itu. Misalnya adanya kontribusi pengaruh faktor lain atau nilai determinasi yang belum terjelaskan secra baik.

5. Menemukan kelemahan dari riset terdahulu

Sebagai suatu pencarian pengetahuan yang berangkat dari bidang ilmu tertentu, atau membatasi pada teori tertentu, maka seringkali penelitian terdahulu menawarkan beberapa hal yang bisa di teliti lebih lanjut. Biasanya terdapat pada simpulan hasil penelitian. Ada keterbatasan penelitian terdahulu yang ditunjukkan disitu untuk menjadi acuan bagi peneliti selanjutnya. Hal ini bisa sahabat manfaatkan untuk menjadi ruang melakukan penelitian.

Tulisan di atas dapat dikembangkan lagi dengan mencari literatur lainnya. Penulis belum memberikan contoh secara mendetail dalam tulisan ini. Misalnya contoh penerapan research gap keuangan, contoh research gap pemasaran dan lain-lain. Untuk itu silahkan menambah referensi melalui sumber lain.

Referensi dan sumber lainnya

  • https://scholar.google.co.id/scholar?q=research+gap&hl=id&as_sdt=0&as_vis=1&oi=scholart
  • https://indosasters.org/2019/04/08/apa-dan-bagaimana-menemukan-research-gaps/
  • https://slideplayer.info/slide/17395795/
  • https://www.youtube.com/watch?v=x17iOYLYv-8
  • https://www.youtube.com/watch?v=sV_Tm1CjlhI
  • https://www.youtube.com/watch?v=JYviINdrRrc
Terima kasih sahabatku sudah berkunjung ke blog sederhana ini, semoga apa pun yang ada dalam blog ini memberikan manfaat. Penulis akan terus menghasilkan tulisan-tulisan yang memberikan informasi yang berguna bagi sahabat sekalian. Semoga sehat selalu dan sukses dalam pekerjaanya. Silahkan mendapatkan konten baru gratis dengan mengirimkan email dan tekan subscribe di bawah ini.

Berlangganan via Email