Entri Data dan Memilih Model Regresi Data Panel

Pada dasarnya regresi data panel bertujuan memperkirakan nilai intersep dan slope. Tujuan ini sama dengan analisis regresi linier berganda. Hanya pada regresi data panel mendasarkan struktur data panel atau pooled data atau longitudinal data.  

Sobat dapat dengan mudah membuat struktur data panel pada Microsoft Exel. Buatlah kolom sebanyak 5. Berikan keterangan masing-masing kolom. Pada contoh terdapat 7 kolom yang masing-masing berisi; Nomor, nama perusahaan, periode analisis (tahun), variabel dependent (Y), lalu diikuti oleh variabel independent. Ketiklah nomor urut sebanyak jumlah observasi. Dalam contoh ini terdapat nomor dari nomor 1 sampai 30. Jumlah ini diperoleh dari jumlah periode (5 tahun) di kali jumlah perusahaan (sebanyak 6 perusahaan).

Pada kolom berikutnya susunlah nama perusahaan dengan nama yang sama sebanyak jumlah periode dari (2010-2014). Dengan demikian masing-masing ke-6 perusahaan terulang sebanyak 5 kali.  Sementara periode analisis di susun kebawah atau secara vertikal. Baru kemudian diikuti oleh angka-angka pada setiap kolom dan baris.

Contohnya seperti ini:

 (Analisis Keuangan Bagian 2) Tujuan dan teknik analisis regresi data panel menggunakan Eviews
Sebelum analisis regresi data panel, terlebih dahulu kita pahami bagaimana memasukan/entri data kedalam program Eviews. Entri data ada beberapa cara yaitu menggunakan fasilitas Open a Foreign File (such as exel),membuat workfile dan melalui import data dari exel.

Entri data pada program Eviews


a. Entri data dengan Open a Foreign File (such as exel)
1. Jalankan program Eviews sehingga tampil halaman seperti ini.

 
2. Klik Open a Foreign File (such as exel)
3. Pilih file exel dimana data panel disimpan lalu Open sehingga tampil halaman ini:

 

 4. Klik terus Next sampai pada tampilan ini:

 

5. Klik tanda panah Basic structure, pilih dated panel.
6. Pada Cross section ID series isikan perusahaan dan pada Date series isikan tahun
7. Klik finish dan variabel penelitian telah terbentuk dan bisa dialkukan analisis lebih lanjut


b. Entri data dengan membuat Workfile pada program Eviews: 

1. Jalankan program Eviews
2. Klik File - New - Workfile


3. Pada workfile structure type pilih balanched panel, pada panel specification pilih annual (tahunan), pada start date masukan tahun awal analisis dan pada End date masukan tahun akhir analisis sebagaimana periode analisis pada contoh data di atas. Lalu pada number of cross section masukan jumlah pengamatan (perusahaan) dan pada workfile names isikan nama file jika ingin menamainya, lalu Ok


4. Untuk membuat variabel penelitian, klik Objeck - New Objeck

 

5. Pilih series - isikan variabel misalnya X1, X2, X3 dan Y secara bergantian lalu Ok


 
6. Jika langkah di atas benar maka hasilnya nampak seperti ini: 

 

7. Klik y lalu tekan control (tahan) lalu klik X1, X2, X3 kemudian klik kanan, pilih Open lalu as Group  sehingga tampil:


8. Buka file exel dan copy tersebut (copy angkanya) lalu kembali ke lembar kerja, lalu klik Edit+/- dan pastekan data yang dicopy tadi ke lembar kerja seperti ini:


9.Jika ingin menampilkan angka dengan jumlah desimal tertentu atau ingin menambah atau mengurangi jumlah angka desimal, blok seluruh angka, klik kanan, pilih display format, pada numeric display pilih fixed decimal, isikan jumlah desimal yang diinginkan lalu Ok.
9. Klik tanda x lalu delete untuk kembali ke workfile awal.
10. Variabel penelitian sudah jadi selanjutnya dapat dilakukan analisis regresi data panel

c. Entri data dengan cara import file dari Exel

1. Buka program Eviews
2. Klik File lalu Import-Improt from file
3. Cari file exel dimana data panel di simpan lalu klik dan open:

 4. Klik terus Next sampai pada tampilan ini:

 
5. Klik tanda panah Basic structure, pilih dated panel.
6. Pada Cross section ID series isikan perusahaan dan pada Date series isikan tahun:


7. Klik finish dan variabel penelitian sudah jadi dan siap dianalisis lebih lanjut:

 

Memilih Model Regresi Data Panel, 
Uji Chow dan Uji Hausman 
 
a. Model regresi data panel dengan semua koefisien konstan terhadap waktu dan individu (Pooled OLS atau Common OLS model)

Model seperti ini dikatakan sebagai model yang paling sederhana, dimana pendekatannya mengabaikan dimensi waktu dan ruang yang dimiliki oleh data panel. Metode yang digunakan untuk mengestimasi dengan pendekatan seperti ini adalah metode regresi OLS biasa sehingga sering disebut pooled OLS atau common OLS model (comman effect). Langkah-langkahnya sebagai berikut:

1. Buka kembali workfile data panel yang telah dibuat.


2. Klik Quict - Estimate Equation

 
3. Isikan persamaan y c X1 X2 X3 seperti ini:


 
4. Karena langkah awal membuat model comman Efect maka pilih Panel Options dan pastikan kotak cross section dalam kondisi None begitupun periode dalam kondisi None seperti ini:


5. Klik Ok diperoleh hasil regresi data panel Common Efect Model (CEM)


 
Hasil regresi data panel model common Effect Model atau CEM menunjukkan ada satu variabel independent yang signifikan pada alpha 0,05 yaitu variabel X3. Nilai Adjusted R-Squared sebesar 0,29 atau 29% dan probabilita (F-statistik) signifikan. Berikutnya akan diuji menggunakan model Fixed Effect Model atau FEM. Simpan hasil di atas dengan klik Freeze lalu title berikan nama kemudian klik tanda minimaze.

b. Model regresi data panel dengan koefisien slope konstan tetapi intersep bervariasi antar individu disebut Fixed Effect Model (FEM)

1. Kembali pada Workfile lalu Quick - Estimate Equation


2. Isikan persamaan y c x1 x2 x3
3. Atau dengan cara praktis langsung klik y lalu tekan control dan tahan sambil klik x1,x2,x3. Klik kanan, Open pilih as Equation sehingga tampilannya seperti ini:


4. Isikan y c x1 x2 x3 (pindahkan c setelah y) 

 
5. Pada Panel Options Pilih Fixed


6. Klik Ok sehingga tampil hasil regresi data panel Fixed Effect Model (FEM)

 

c. Uji Chow; Untuk memilih model antara Common Effect Model (CEM) dengan Fixed Effect Model (FEM)

1. Pada hasil regresi data panel model fixed effect di atas, klik View
2. Pilih Fixed/Random Effects Testing kemudian pilih Redundant Fixed-Likelihood Ratio


3. Tampil hasil Uji Chow

 
Berdasarkan uji Chow diperoleh nilai cross-section Chi-square pada kolom probabilita sebesar 0,000 lebih kecil dari alpha 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima yang menunjukkan Fixed Effects Model (FEM) adalah model yang sesuai. Oleh karena itu Fixed Effects Model (FEM) akan dibandingkan dengan Random Effects Model (REM).

d. Model regresi data panel dengan pengaruh waktu (Time Effect) slope konstan, intersep bervariasi antar waktu disebut Random Effect Model (REM)

1. Kembali pada Workfile lalu Quick - Estimate Equation

2. Isikan persamaan y c x1 x2 x3
3. Atau dengan cara praktis langsung klik y lalu tekan control dan tahan sambil klik x1,x2,x3. Klik kanan, Open pilih as Equation sehingga tampilannya seperti ini:


4. Isikan y c x1 x2 x3 (pindahkan c setelah y) 

 
5. Pada Panel Options Pilih Random


6. Klik Ok sehingga tampil hasil regresi data panel Random Effect Model (REM)

 

e.Uji Hausman; Untuk memilih model antara Fixed Effect Model (FEM) dengan Random Effect Model (REM)

1. Pada hasil regresi data panel Random Effect Model (REM)
2. Klik View, Pilih Fixed/Random Effects Testing kemudian pilih Correlate Random Effects-Hausman Test


 3. Sehingga tampil hasil Uji Hausman


Hasil uji Hausman menunjukkan nilai Cross section random pada kolom probabilita lebih kecil dari alpha 0,05 sehingga menunjukkan Fixed Effect Model (FEM) lebih baik dibandingkan Random Effect Model (REM). Dengan demikian model yang dipilih adalah Fixed Effect Model (FEM)





Berlangganan via Email